INDRAMAYU — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu melaksanakan kegiatan tes tertulis dan fit and proper test bagi calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi DPP dan DPD PDI Perjuangan sesuai tahapan penjaringan kepemimpinan partai.
Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H. Sirojudin, menjelaskan bahwa pelaksanaan tes ini dilakukan serentak di seluruh Jawa Barat, melibatkan 27 kabupaten dan kota. Kegiatan tersebut juga mendapat pemantauan langsung dari H. Muhammad Jaenudin, S.Ag., M.H, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat.
“Ini merupakan instruksi partai yang dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Barat. Hari ini di Indramayu diikuti oleh 194 peserta dari 31 PAC. Jumlah peserta tiap PAC bervariasi, ada yang 5, 7, hingga 8 orang, sesuai hasil usulan rapat pleno PAC yang melibatkan ranting,” ujar H. Sirojudin.
Ia menambahkan, tahapan seleksi ini mempertimbangkan berbagai aspek, seperti masa keanggotaan minimal tiga tahun dengan KTA PDI Perjuangan, senioritas, serta latar belakang pendidikan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya partai dalam membangun kepemimpinan yang lebih berkualitas dan adaptif.
“PDI Perjuangan tidak hanya diisi oleh kader lama, tapi juga membuka ruang kolaborasi dengan kader baru. Alhamdulillah, banyak peserta dari kalangan milenial dan Gen Z. Ini menunjukkan semangat pembaruan untuk masa depan partai,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Jaenudin menegaskan bahwa proses penjaringan ini merupakan hasil dari rapat pleno PAC yang telah dilaksanakan beberapa bulan lalu, bahkan sebelum Konferensi Daerah (Konferda) dan Kongres partai.
“Ini adalah bagian dari estafet kepemimpinan lima tahunan di tingkat kecamatan. Insya Allah, Musyawarah Anak Cabang (Musancap) akan dilaksanakan pada Januari 2026,” jelasnya.
Dari total 194 peserta tersebut, nantinya akan diseleksi menjadi tiga calon Ketua PAC per kecamatan berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara awal. Selanjutnya, ketiga calon tersebut akan mengikuti wawancara lanjutan di DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat di Bandung.
“Mudah-mudahan melalui tahapan tes tertulis dan wawancara ini, kita dapat melahirkan pimpinan struktur tingkat kecamatan yang lebih kredibel, mumpuni, dan siap membawa PDI Perjuangan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

